3 Dampak Buruk Konsumsi Cokelat, Jangan Berlebihan!

dampak cokelat
Cokelat. (Haluanlifestyle/Selebgram.net)

Selebgram.net – Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, cokelat mampu memikat semua orang. Tak hanya rasanya yang nikmat, cokelat juga mempunyai banyak manfaat juga dampak buruk bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Dilansir oleh sehatq.com, berikut tiga dampak buruk mengkonsumsi cokelat secara berlebihan bagi kesehatan tubuh :

1. Meningkatkan berat badan

Rasa asli dari cokelat sebenarnya adalah pahit. Ketika kalian membeli cokelat batangan yang ada dipasaran, pasti rasanya sangat manis.

Hal ini karena cokelat sudah melewati proses pengolahan, yang mana cokelat ini akan dicampur dengan gula dan bahan lainnya sehingga cokelat terasa manis.

Hal ini menyebabkan cokelat mengandung gula dan kalori yang cukup tinggi. Tentu saja jika dikonsumsi secara berlebihan akan meningkatkan berat badan. Dan dalam jangka panjang, mengkonsumsi cokelat secara terus-menerus dapat menyebabkan obesitas.

Baca Juga  Ramalan Zodiak Hari Ini, 16 November 2022

2. Menyebabkan gigi rusak

Sewaktu kecil kita pasti seringkali mendengar ibu kita mengatakan untuk tidak boleh sering-sering makan coklat, katanya nanti gigi kita bisa ompong.

Ternyata hal itu memang benar adanya. Makan cokelat terlalu sering tanpa diimbangi dengan rajin sikat gigi akan menyisakan cokelat pada sela-sela gigi. Lambat laun, hal itu akan menyebabkan masalah gigi berlubang.

3. Memicu kanker dan kerusakan organ

Salah satu kandungan yang cukup berbahaya dalam cokelat adalah adanya kadmium. Kadmium merupakan sejenis logam beracun yang terdapat di alam yang berasal dari sumber industri dan pertanian.

Kadmium yang masuk dalam tubuh akan memiliki sifat toksik. Jika jumlah konsumsi kadmium dalam tubuh cukup banyak, maka akan memicu kerusakan organ dalam seperti paru-paru, ginjal, tulang, hingga mengganggu perkembanan janin pada ibu hamil.

Baca Juga  Jarang Diketahui, Ini 5 Manfaat Akar Alang-alang

Tak hanya itu, WHO juga menyatakan bahwa kadmium dapat memicu munculnya kanker. Namun, belum ada penelitian yang mendalam tentang seberapa banyak kandungan kadmium dalam coklat.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *