Alami Saraf Kejepit, Ashanty Jalani Terapi 

Ashanty (Instagramnya/ @ashanty_ash/Selebtram.net)

Selebgram.net– Ashanty harus menjalani pengobatan lantaran mengalami saraf kejepit. Imbas dari penyakit ini, istri Anang Hermansyah itu menjadi sulit untuk menengok ke sebelah kanan, terutama.

Ibunda Arsya dan Arsy Hermansyah ini pun tak tahu apa yang menyebabkan dirinya hingga mengalami saraf kejepit.

“Enggak tahu, salah bantal kali,” kata Ashanty saat berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat sebagaimana dilansir Suara.com.

Meski mengalami kesulitan dari penyakit ini, Ashanty tidak mau menganggapnya sebagai musibah. Sebab masih banyak orang-orang yang mendapatkan ujian yang lebih parah.

Ashanty (Instagramnya/ @ashanty_ash/Selebtram.net)

“Jalani aja, jangan dibawa stres,” ujar Ashanty.

Ia pun memilih sejumlah pengobatan. Bahkan ibu dua anak ini sampai disuntik.

Baca Juga  Gak Nyangka! Ayu Ting Ting dan Boy William Musuhan Empat Tahun

“Terapi, tapi belum ke dokter. Tapi kayaknya harus di MRI (pemeriksaan mendalam) sakit banget enggak bisa nengok,” kata Ashanty.

Ashanty sudah menjalani terapi selama seminggu. Perempuan 37 tahun ini bersyukur terapi tersebut mengurangi rasa sakit pada lehernya.

“Sudah enakan dipakai bergerak. Pantangan makanan sih enggak ada,” tutur Ashanty.

Sebelumnya Ashanty mengaku sakit leher bagian belakang akibat keseleo. Saat jalani fisioterapi, sakit pada leher terjadi akibat posisi tidur yang salah sehingga menyebabkan otot area leher tegang.

“Guys, aku keseleo lehernya. Aduh, sakit banget, mau ada acara lagi. Ini salah tidur atau apa sih, mas? Atau karena olahraga?” kata Ashanty dilansir dari video kanal YouTube The Hermansyah A6,.

Baca Juga  Akui Kirim Pesan Lenjeh, Adam Levine Bantah Selingkuh

“Kayanya karena salah posisi tidur,” jawab petugas fisioterapi yang menangani Ashanty.

Ia juga mengaku sempat tidak bisa menengok lantaran lehernya terlalu sakit.

“Kemarin aku benar-benar gak bisa nengok,” ujarnya.

Sementara itu sebelumnya Ashanty diterpa berbagai penyakit. Mulai dari autoimun hingga Covid-19.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *