Apa Perbedaan Sunblock dan Sunscreen? Inidia Penjelasannya

sunblock
Perbedaan Sunblock dan Sunscreen. (grid.id/Bogordaily.net)

Selebgram.net – Sunblock dan sunscreen Keduanya kerap dianggap sama, padahal sebetulnya memiliki beberapa perbedaan. Dan ternyata, masih banyak pula orang yang belum tau perbedaan keduanya lho.

Bicara tabir surya, kita biasanya langsung terpikir sunscreen atau sunblock. Nah, banyak yang berpikir kalau keduanya sama, tapi ternyata tidak loh.

Sunscreen dan sunblock punya memang sama-sama memproteksi kulit dari sinar matahari jahat, namun keduanya berbeda. Apa perbedaan sunscreen dan sunblock, simak penjelasannya di bawah ini!

• Sunblock

Seperti namanya, block yang berarti menghalangi, sunblock bekerja sebagai penghalang fisik antara kulit dan sinar matahari yang berbahaya. Produk ini mengandung bahan organik dan non-organik yang menempel di permukaan kulit untuk mencegah sinar UV menembus ke dalam kulit, biasanya zinc oxide atau titanium oxide.

Baca Juga  4 Tips Atasi Double Chin yang Mengganggu, Yuk Coba!

Tugas utama sunblock adalah melindungi kulit dari sinar UVB. ‘B’ di sini maksudnya adalah burning atau terbakar. Jadi ketika diaplikasikan, sunblock akan melindungi lapisan luar kulit dengan menciptakan penghalang dan memantulkan semua sinar berbahaya.

Karena mengandung zinc oxide atau titanium oxide, umumnya sunblock bertekstur lebih thick dan warnanya opaque sehingga meninggalkan white cast. Oleh sebab itu sunblock jarang untuk pemakaian sehari-hari karena memang tekstur dan white cast-nya sedikit mengganggu penampilan.

Produk ini mungkin lebih cocok ketika kamu pergi ke pantai karena memang akan berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Sunblock akan mencegah kulit terbakar. Sunblock juga kebanyakan water-resistant sehingga tidak mudah luntur meski kamu main air. Lalu reapply-nya juga nggak perlu terlalu sering, cukup ketika memang diperlukan saja.

Baca Juga  5 Manfaat Toge, Selain Meningkatkan Kesuburan

• Sunscreen

Kalau sunblock bekerja secara fisik sebagai penghalang, sunscreen bekerja secara kimiawi dan mencegah tanda-tanda kerusakan jangka panjang dari sinar matahari. Produk ini menyaring sinar UV, tepatnya sinar UVA, yang mana ‘A’ berarti aging atau penuaan. Jadi ketika mengaplikasikan sunscreen, produk ini akan bekerja dengan membalikkan efek berbahaya yang mungkin ditimbulkan sinar pada kulit.

Sunscreen sering menggunakan bahan aktif seperti avobenzene dan oxybenzene. Teksturnya juga tidak se-thick sunblock dan tidak meninggalkan rasa greasy sehingga lebih nyaman untuk dipakai sehari-hari, bahkan ketika kamu memakai makeup.

Produk ini harus lebih sering di reapply karena tidak memberikan perlindungan yang cukup ketika kamu berada di bawah sinar matahari intens. Kamu juga perlu menunggu 30 menit sebelum pergi keluar rumah dan terkena sinar UV. Itu dia bedanya sunblock dan sunscreen ya, Guys. Kini kamu sudah tahu kan fungsi dan cara kerjanya, jadi pilihlah sesuai kondisimu.

Baca Juga  Benarkah Paparan Sinar Matahari dapat Menurunkan Berat Badan?

Kalau kamu pergi ke pantai, baiknya gunakan sunblock supaya mendapat proteksi maksimal untuk kulit. Sementara kalau kamu hanya terpapar sinar matahari langsung kira-kira satu jam, maka sunscreen lebih cocok. Tapi jangan lupa untuk reapply setiap 2 jam sekali meski kamu tidak terkena sinar UV langsung.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *