Bagus untuk Kesehatan, Ini Manfaat Memberi Maaf pada Kesalahan Orang Lain

Ilustrasi meminta maaf. (Freepik.com/cookie_studio/Suara.com/Selebgram.net)

Selebgram.net– Memberi maaf atas kesalahan orang lain yang telah diperbuatnya ternyata memiliki manfaat untuk kesehatan. Memaafkan dapat menenteramkan jiwa, artinya dengan memberi maaf kesehatan tubuh kita menjadi meningkat. Apa saja manfaat memberi maaf bagi kesehatan tubuh? Berikut ulasannya.

Menurunkan tekanan darah

Dilansir YourSay.id dari Mulasih Tary dalam buku Berani Berubah disebutkan bahwa memendam kebencian dan dendam dapat memicu ketidakstabilan tekanan darah. Hal ini terjadi akibat kegelisahan dan kejengkelan saat marah yang memicu detak jantung. Sementara, jika kita bersabar dan berhasil memaafkan, tekanan darah dalam tubuh dan detak jantung dapat distabilkan kembali, sehingga sistem peredaran darah menjadi normal dan kesehatan tubuh dapat stabil, bahkan meningkat.

Baca Juga  5 Manfaat Sawi Putih Bagi Ibu Hamil

Mengurangi tingkat depresi dan stres

Jika kita melakukan kesalahan atau menerima kesalahan dari orang lain, sebaiknya kita mencari tahu penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Jangan justru berpikir pada kesalahan yang telah dilakukan atau diterima. Jika demikian, maka kita akan mudah depresi dan stres. Dengan kata lain, jika terdapat seseorang yang menghampiri kita sambil mengulurkan tangan seraya meminta maaf dengan mengakui segala kesalahan yang telah diperbuat, maka segeralah kita maafkan, jangan masih berpikir terhadap besar-kecilnya kesalahan tersebut.

Mengurangi penyalahgunaan alkohol dan narkoba

Orang yang pendendam dan pemarah akan mencari pelarian untuk melupakan emosi dan kesalahan atau masalah yang dihadapi. Biasanya, pelarian itu kepada alkohol dan narkoba. Seperti kita ketahui, penyalahgunaan alkohol dan narkoba tentu memiliki dampak buruk bagi pemakainya, seperti kecanduan, bahkan mampu merusak organ tubuh pelakunya.

Baca Juga  Mengenal 3 Ciri Kucing Rabies, Cat Lovers Simak!

Sebelum hal tersebut terjadi, lebih baik kita tampil sebagai pribadi yang mudah memberi maaf, sebab dengan memaafkan kesalahan orang lain, dapat mengurangi depresi dan stres, sehingga risiko penyalahgunaan alkohol dan narkoba dapat diminimalisasi.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *