Intip Sinopsis The Edge of Democracy, Film yang Ditonton Anies Baswedan

Intip Sinopsis The Edge of Democracy, Film yang di Tonton Anies Baswedan

Selebgram.net – Mantan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Anies Baswedan, baru saja menonton film dokumenter The Edge of Democracy saat momen awal tahun 2023. Anies menghabiskan momen tahun baru bersama putranya, Mikail, dengan menonton film tersebut.

The Edge of Democracy adalah film dokumenter yang dibuat oleh Petra Costa, seorang sineas perempuan milenial dari Brazil. Film ini bercerita tentang erosi demokrasi dan perjalanan politik Luiz Inacio Lula da Silva sebagai Presiden Brasil.

The Edge of Democracy dimulai setelah rezim militer Brasil yang dipimpin oleh Lula mulai runtuh. Setelah Lula lengser, Dilma Rousseff, sekutunya dari Partai Buruh, menjadi presiden perempuan pertama di Brazil.

Baca Juga  Nonton Anime Streaming Lengkap, Tinggal Klik!

Namun, pada tahun 2017, Rousseff dimakzulkan dan Lula dipenjara karena muncul dugaan korupsi di pemerintah. The Edge of Democracy adalah film dokumenter politik yang menjelajahi kebenaran di balik terurainya dua rezim kepresidenan Brasil.

Petra Costa telah memenangkan beberapa penghargaan untuk film dokumenter terbaiknya ini, termasuk Peabody Awards (2020), Platino Awards (2020), Doc NYC (2019), dan APCA Award (2019).

Namun, film ini juga mendapat kritikan karena sutradara tidak menyembunyikan kesetiaan politiknya dan keterusterangan dalam menggambarkan Lula dan Rousseff.

Anies Baswedan mengatakan bahwa film ini mengingatkannya pada buku How Democracies Die yang menjelaskan tiga tahap melemahkan demokrasi secara perlahan dan tak disadari.
Tahap pertama adalah “kuasai wasitnya”, yaitu mengganti para pemegang kekuasaan di lembaga negara netral dengan pendukung status quo.
Tahap kedua adalah “tarik garis merah”, yaitu menetapkan batas-batas yang tidak boleh dilanggar oleh oposisi.

Baca Juga  Ibu Datang Lagi, Ini Dia Sinopsis Film Pengabdi Setan 2: The Commoniun

Tahap ketiga adalah “polisi rahasia”, yaitu memperkuat kekuasaan eksekutif dengan cara-cara yang tidak transparan.

Menurut Anies, demokrasi itu tidak boleh diterima begitu saja, melainkan harus dirawat agar tidak memudar.

“Penyimpangan walau hanya kecil namun kontinyu terhadap etika dan praktik demokrasi akan menjadi lebar bila dibiarkan,” tulis Anies.

“Salut untuk Petra Costa yang mengangkat tema penting ini,” imbuhnya.

Demikian penjelasan tentang sinopsis The Edge of Democracy, film dokumenter buatan sutradara Petra Costa yang ditonton Anies Baswedan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *