Jangan Diabaikan! 5 Gejala Depresi yang Tidak Biasa

gejala depresi
Ilustrasi. (Istimewa/Selebgram.net)

Selebgram.net – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang menjadi salah satu penyebab disabilitas terbesar di dunia. Diperkirakan ada 5 persen orang dewasa di dunia yang hidup dengan gejala depresi.

Ketika episode depresif terjadi, penderita depresi bisa merasakan suasana hati yang muram seperti merasa sedih, mudah marah, atau kosong.

Mereka juga bisa kehilangan minat terhadap sesuatu yang sebelumnya disukai, mengalami masalah konsentrasi, hingga merasa tak memiliki harapan. Gejala-gejala ini biasanya berlangsung selama minimal dua pekan.

Seperti dilansir dari laman WebMD, Jumat, 7 Oktober 2022 ada beberapa tanda tidak umum yang juga bisa dialami oleh penderita depresi.

Berikut ini adalah tanda-tanda gejala depresi yang patut diwaspadai :

Baca Juga  3 Member NCT Cedera Saat Syuting Iklan, Sampai Dilarikan ke RS

1. Belanja Tak Terkontrol

Sebagian penderita depresi bisa merasakan dorongan yang kompulsif untuk berbelanja, baik secara daring maupun datang langsung.

Kegiatan berbelanja ini mungkin bisa menjadi distraksi atau memperbaiki suasana hati untuk sementara waktu. Akan tetapi, kegiatan ini tak benar-benar bisa memperbaiki kondisi depresi.

2. Penggunaan Internet Berlebih

Menghabiskan terlalu banyak waktu di internet juga bisa menjadi pertanda depresi. Beberapa studi telah menemukan adanya hubungan antara kadar depresi yang tinggi dengan penggunaan internet berlebih.

Beberapa situs yang biasanya dikunjungi adalah situs permainan, komunitas daring, dan pornografi.

3. Makan Berlebih dan Obesitas

Studi pada 2010 yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Alabama menemukan bahwa orang-orang yang depresi cenderung mengalami kenaikan berat badan di sekitar pinggang.

Baca Juga  Deddy Corbuzier Sindir Halus Kak Seto di Podcastnya

Beberapa studi lain juga menemukan adanya hubungan antara depresi dengan binge eating atau dorongan untuk makan dalam jumlah besar dalam satu waktu. Mengatasi depresi bisa turut memperbaiki kecenderungan obesitas dan makan berlebih.

4. Nyeri Punggung

Rasa nyeri di punggung yang tak kunjung hilang bisa jadi merupakan pertanda depresi. Beberapa studi menemukan bahwa depresi bisa menjadi faktor risiko dari nyeri punggung bawah kronis atau jangka panjang.

Sebuah studi juga menemukan bahwa 42 persen orang dengan keluhan nyeri punggung bawah mengalami depresi sebelum keluhan nyeri tersebut muncul.

5. Tidak Merawat Diri

Mengabaikan perawatan diri yang dasar bisa jadi merupakan tanda dari depresi dan kepercayaan diri yang rendah.

Baca Juga  Manfaat Meremas Payudara bagi Kesehatan, Apa Saja?

Tanda yang muncul bisa berupa tidak menyikat gigi hingga mengabaikan pengobatan meski sudah didiagnosis dengan penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit jantung.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *