Kim Kardashian Marah dan Jijik dengan Kampanye Balenciaga

Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian/Selebgram.net)

Selebgram.net–  Iklan kampanye Balenciaga yang menampilkan anak-anak memegang tas boneka beruang dengan pakaian yang mirip dengan Bondage and Discipline, Dominance and Submission, Sadism and Masochism (BDSM) menuai kontroversi. Kim Kardashian yang menjadi brand ambassador rumah mode tersebut angkat bicara dan mengaku marah dan jijik dengan kampanye tersebut.

“Saya sudah diam selama beberapa hari terakhir, bukan karena saya tidak merasa jijik dan marah dengan kampanye Balenciaga baru-baru ini, tetapi karena saya ingin kesempatan untuk berbicara dengan tim mereka untuk memahami sendiri bagaimana ini bisa terjadi,” kata Kim Kardashian dalam akun Twitter-nya dilansir CNN Indonesia.

Sebagai ibu dari empat anak, ia juga mengaku terguncang oleh gambar-gambar yang cukup mengganggu. Sebab menurut Kim Kardashian, keselamatan anak-anak harus dijunjung tinggi.

Baca Juga  Gucci Singgkirkan Balenciaga Dari Merek Terpanas di Dunia

“Setiap upaya untuk menormalkan pelecehan anak dalam bentuk apa pun seharusnya tidak mendapat tempat di masyarakat kita – titik,” kata Kim Kardashian lagi.

Namun ia juga mengaku menghargai tindakan dan permintaan maaf Balenciaga dengan menghapus semua foto anak-anak tersebut dan meyakini kalau mereka memahami bahwa masalah tersebut cukup serius.

Setelah ini Kim pun akan mengevaluasi kerjasama mereka sebagai brand ambassador dari Balenciaga dan sempat tampil dalam show Balenciaga Couture di Paris Couture Fashion Week beberapa lalu.

“Mengenai masa depan saya dengan Balenciaga, saat ini saya sedang mengevaluasi kembali hubungan saya dengan merek, mendasarkannya pada kesediaan mereka untuk menerima pertanggungjawaban atas sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi sejak awal – & tindakan yang saya harapkan akan mereka ambil untuk melindungi anak-anak,” paparnya.

Baca Juga  Cinta Laura Menyebut Deddy Corbuzier Kekanak-Kanakan, Ini Penyebabnya...

Sementara itu Balenciaga sudah meminta maaf akan unggahan kampanyenya. Meski demikian banyak orang menganggap hal ini belum cukup sehingga membuat Kim harus angkat bicara.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *