Manfaat Meremas Payudara bagi Kesehatan, Apa Saja?

Ilustrasi payudara.(Freepik/Suara.com)

Selebgram.net– Meremas payudara tak hanya meningkatkan kepuasan dalam berhubungan seks, tetapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Di antaranya meningkatkan aliran darah ke payudara hingga membantu deteksi dini kanker payudara. Dilansir dari laman Klikdokter.com, berikut manfaat meremas atau pijat payudara:

Memperbesar Payudara

Ketika jaringan payudara distimulasi oleh pijatan, tubuh akan mengeluarkan hormon prolaktin yang dapat sedikit memperbesar payudara. Pembesaran payudara ini merupakan efek rangsangan seksual. Ketika wanita terangsang, aliran darah akan meningkat ke payudara sehingga menjadikannya tampak lebih besar atau kencang sesaat.

Mencegah Payudara Kendur

Meremas payudara secara teratur dapat mengencangkan payudara. Pijat payudara dapat “mengangkat” payudara, dengan cara mengencangkan serta menguatkan tendon dan otot yang bertanggung jawab atas bentuk (panjang) payudara.

Baca Juga  Waspada Penyakit! 5 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Hujan  

Membantu Tampak Lebih Muda

Manfaat pijat payudara adalah menstimulasi sistem endokrin untuk mengeluarkan hormon-hormon anti-penuaan seperti prolaktin, oksitosin, dan estrogen sehingga membuat tampak lebih muda.

Mengurangi Stres dan Depresi

Stres berlebih dan depresi dapat mengganggu aktivitas serta mood. Meremas payudara bisa membantu meredakan kondisi mental tersebut.  Hormon cinta alias oksitosin dapat diproduksi lewat pijat payudara. Hal ini telah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan stres dan depresi.

Baik untuk Ibu Menyusui

Beberapa penelitian menunjukkan banyaknya potensi manfaat meremas payudara untuk ibu menyusui. Dalam sebuah studi, para peneliti menemukan pijat payudara sangat meningkatkan kualitas ASI ketika dilakukan pada tahun pertama setelah melahirkan.

Baca Juga  6 Cara Detoksifikasi Wajah Agar Kulit Sehat dan Glowing

Deteksi Dini Kanker Payudara

Remas payudara baik untuk kesehatan karena membantu deteksi dini kanker payudara. Saat meremas payudara, dapat sekaligus melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).   Cara SADARI adalah berdiri di depan cermin, lihat kulit payudara, dan raba payudara. Bila ditemukan adanya benjolan, perubahan pada kulit payudara, atau keanehan pada puting, dokter akan menyarankan pemeriksaan USG atau mamografi.

Dipercaya Membunuh Sel Kanker

Penelitian dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat menyebutkan manfaat meremas payudara dapat membunuh sel kanker. Penelitian laboratorium tersebut menemukan, memberikan tekanan fisik pada sel kanker mampu menekan sel-sel tersebut pada pola pertumbuhan normal. Para peneliti mengungkapkan, meremas atau pijat payudara tidak bisa dikembangkan menjadi bentuk terapi kanker payudara.

Baca Juga  Mom, Wajib Tahu! Ini Arti Baby Blues yang Rentan Dialami Usai Melahirkan

Membersihkan Jaringan Limfatik

Jaringan payudara meluas sampai ke area di bawah ketiak. Ada banyak kelenjar getah bening pada area tubuh ini. Memijat bagian ini dapat membantu merangsang sistem limfatik. Sistem limfatik bertanggung jawab untuk membantu tubuh membuang racun keluar dari tubuh.

Meredakan Nyeri Otot

Jika pegal, payudara diremas secara teratur juga dapat membantu meredakan ketegangan pada otot sekitar dada. Otot-otot ini mungkin ikut berperan dalam aktivitas atau olahraga dalam keseharian. Pijatan pada area dada atau payudara dapat memberikan proses relaksasi yang lebih tahan lama ketimbang hanya memijat punggung.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *