Tips Mengatasi Patah Hati Menurut Psikolog

Ilustrasi patah hati.(Freepik/Suara.com/Selebgram.net)

Selebgram.net– Sebagian besar orang pernah mengalami patah hati. Tak terlepas dari apa yang sudah diperjuangkan dan dikorbankan selama ini, tetapi Anda tidak mungkin menjalani kehidupan untuk terluka selamanya. Bahkan, tak jarang patah hati dapat mengganggu kesehatan.

Dilansir Suara.com dari laman Glamour, menurut para psikolog, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi patah hati. Namun ingat bahwa tidak ada batas minimal waktu untuk kapan bisa sembuh dari patan hati. Nah berikut tips atasi patah hati menurut psikolog:

Biarkanlah Anda Merasakan

Tidak ada gunanya menahan rasa sakit dalam hati dan berpura-pura untuk baik-baik saja setiap waktu. Biarkanlah diri Anda merasakannya, mulai dari rasa sedih, tangis tiada henti, susah untuk makan, sampai marah tidak terkendali. Namun merasakan bukan berarti menjadi perasaan Anda sepenuhnya.

Baca Juga  Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

Mencari Support System

Ketika sedang dalam kondisi yang benar-benar parah, Anda memerlukan orang lain untuk mendengarkan apa yang Anda rasakan. Jika tidak pun, biarkanlah orang lain seperti teman atau keluarga untuk selalu di dekat Anda dan menunjukkan rasa peduli.

Putuskan Hubungan

Bukannya menyarankan untuk lari dari masalah, tetapi menemui dan terus menerus berkomunikasi dengannya hanya memperparah situasi. Anda berhak untuk menjaga jarak dari sesuatu yang menyakiti. Selain itu, Anda juga berhak untuk benar-benar bernapas dengan lega.

Olahraga dan Tidur

Patah hati sebenarnya bisa menjadi sarana yang terbaik bagi Anda untuk lebih memperhatikan kesehatan diri. Ubah waktu tidur Anda menjadi lebih baik, makan makanan yang bergizi, dan jangan membiarkan Anda kelaparan. Berolahragalah jika memang itu diperlukan.

Baca Juga  Tips Menyembuhkan Trauma dari Perselingkuhan

Buat Rutinitas Baru

Jika bisa dimanfaatkan dengan baik, momen patah hati bisa menunjukkan tentang beberapa hal yang baru dalam hidup Anda. Bahkan bisa menemukan rutinitas yang baru, seperti membuat jurnal atau barang-barang menarik. Anda juga bisa bersenang-senang dengan cara Anda sendiri.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *