Usai Akuisisi, Elon Musk Bakal PHK Pegawai Twitter

Elon Musk
Elon Musk Akan PHK Karyawan Twitter. (detik/Selebgram.net)

Selebgram.net – Jika Elon Musk akhirnya mendapatkan Twitter di pekan depan, dia bisa memberhentikan hingga 75 persen dari para karyawan Twitter.

Musk telah memberi tahu calon investor dalam kesepakatan senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dengan Twitter bahwa ia bermaksud menyingkirkan tiga perempat anggota staf di sana, menurut dokumen yang dilihat oleh Washington Post.

Hal itu diutarakannya dalam wawancara dan dokumen yang dikutip The Washington Post. Elon Musk dikabarkan akan memangkas jumlah pegawai di Twitter dari 7.500 menjadi hanya sekitar 2.000 orang.

Kabar PHK pegawai Twitter juga telah disampaikan Musk kepada calon investornya dalam kesepakatan untuk membeli Twitter.

Dikutip dari RMOL, sebelum Musk membuat langkah kontroversial dengan mengambil alih Twitter, perusahaan tersebut memang telah berencana untuk melakukan pemotongan gaji sebesar 800 juta dolar AS.

Baca Juga  Resmi! YG Entertainment Konfirmasi Bang Yedam dan Mashiho Pamit dari TREASURE

Tindakan ini berarti memangkas 25 persen pegawai pada akhir 2023. Tidak hanya itu, perusahaan juga berusaha memangkas biaya infrastrukturnya.

Sebelumnya, Elon Musk juga terancam digugat oleh investor karena sikapnya yang plin-plan terkait pembelian platform jejaring sosial, Twitter.

Investor Twitter Inc., Giuseppe Pampena mengajukan gugatan class action sekuritas kepada Musk di pengadilan federal di San Francisco, Amerika Serikat (AS) pada Senin. 10 Oktober 2022.

Dalam gugatannya, Pampena mengatakan, Musk pada pekan lalu telah sepakat melanjutkan pembelian Twitter dengan harga awal yang disepakati.

Musk juga mengakui selama ini ia hanya menggertak untuk mundur dari kesepakatan. Langkah Musk itu membuat harga saham Twitter anjlok, yang merugikan investor.

Baca Juga  Wow! Pinkan Mambo Ngaku Sudah 24 Kali Menikah

Setelah berbagai tarik dan ulur, pada awal bulan ini Musk setuju melanjutkan kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS untuk membeli Twitter setelah perusahaan itu menggugat orang terkaya di dunia tersebut.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *