Usai Tragedi Itaewon, Korea Banned Kata “Halloween” di Tv

Halloween Tv Korea
Beberapa program Tv di Korea yang menggunakan kata Halloween.(Istimewa/Selebgram.net)

Selebgram.net – Mengikuti tragedi Itaewon yang berlangsung beberapa hari lalu, kini kata “Halloween” dikabarkan akan dibanned dari siaran televisi (Tv) Korea Selatan.

Penyiar telah menyajikan pemirsa dengan konten khusus yang terkait dengan “Halloween” setiap tahun, tetapi tahun ini mereka mencoba untuk menghapus jejaknya dengan membuang atau menghapus siaran dengan konten terkait “Halloween”.

Siaran terbaru di Tv Korea dengan spesial “Halloween” dan kostum “Halloween” telah menghentikan layanan tayangan ulang dan VOD mereka, dan semua rekaman sedang diedit.

“Program dan acara terkait ‘Halloween’ tidak diharapkan untuk diproduksi atau diadakan tidak hanya tahun ini tetapi juga di Korea,” ucap Seorang pejabat penyiaran, dikutip dari Panncafe, Kamis, 3 November 2022.

Baca Juga  Sinopsis Argantara, Film Baru Aliando yang Diangkat dari Cerita Wattpad

Meski demikian, netizen Korea mengaku tidak setuju dengan kebijakan ini. Banyak yang merasa tidak ada korelasinya antara kata “Halloween” yang dibanned di Tv dengan tragedi yang terjadi itu.

Berikut komentar netizen dilansir dari situs Theqoo:

“Omong kosong apa ini?”

“Serius, mereka melakukan segala macam hal yang tidak perlu.”

“Apakah kita berubah menjadi China?”

“Apakah Xi Jinping tinggal di sini?”

“Tidak, tapi apa yang dilakukan “Halloween”? “Halloween” tidak melakukan kesalahan.”

“Mari kita khawatir tentang kata-kata tabu setelah menyingkirkan Yoon Suk Yeol.”

” Mereka melakukan ini karena merasa bersalah…”

“Ini bukan salah “Halloween” tapi salah pemerintah kita.”

“Tolong… sesulit itukah menjadi masyarakat biasa?”

Baca Juga  Ini Harga Bayaran Aktor Nam Joo Hyuk yang Terkena Skandal Bully

“Apa korelasinya? Jadi jika ada orang mengalami kecelakaan mobil, kita perlu menghapus kecelakaan mobil dari semua drama?” ujar netizen.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *