Waspada 5 Bahaya Mengancam, Jika Kekurangan Minum Air Putih

kekurangan minum
Ilustrasi. (Okezone/Selebgram.net)

Selebgram.net – Minum air putih memang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi kesehatan tubuh. Seorang ahli menyebut tubuh manusia terdiri dari 50 hingga 60 persen air. Bukan hanya dehidrasi, Anda juga bisa mengalami beberapa permaslahan kesehatan jika kekurangan minum air putih, mulai dari infeksi urine, pencernaan, bahkan gangguan pernafasan.

Seperti dlansir dari laman PMJ, berikut sejumlah gangguan kesehatan yang bisa muncul akibat kekurangan minum air putih :

1. Dehidrasi

Dehidrasi kronis terjadi pada seseorang yang kurang asupan air putih. Hal ini bisa mengakibatkan laju aktivitas enzim menurun dan membuat tingkat kelelahan meningkat.

Dalam prosesnya, masalah tersebut bisa membuat Anda merasa lelah serta tidak bisa beraktivitas dengan baik karena energi yang semakin berkurang seiring waktu.

Baca Juga  Sering Cepat Lelah, Awas Terserang 5 Penyakit Ini! 

2. Tekanan Darah Tinggi atau Rendah

Salah satu fungsi penting dari air putih adalah membantu tubuh untuk membuang zat beracun dari darah, serta memberi sirkulasi yang lebih baik. Dalam prosesnya, sistem dalam tubuh membutuhkan asupan air agar mereka bisa bekerja dengan baik.

Hal ini dikarenakan darah di dalam tubuh tidak akan cukup untuk mengisi semua saraf, arteri, dan organ lainnya.

3. Infeksi Urine

Kesehatan ginjal dan sistem saluran kemih cukup dipengaruhi oleh konsumsi air putih. Sebagai gambaran, ketika tubuh mengalami dehidrasi, akan muncul risiko seperti infeksi urin yang bisa ditandai dengan warnanya yang gelap dan menjadi berbau.

4. Sistem Pencernaan

Baca Juga  Tayang di Netflix, Berikut Sinopsis Shuumatsu no Valkyrie Season 2

Dalam sistem pencernaan, produksi cairan akan berkurang pada sebuah tubuh yang mengalami dehidrasi. Pada keberlanjutannya, hal ini bisa memunculkan risiko masalah dalam perut seperti gastritis hingga maag.

5. Gangguan Sistem Pernafasan

Dalam salah satu fungsinya, air bisa menjadi pelindung tubuh dari polusi ataupun partikel kotor lain yang mungkin masuk ke sistem pernafasan, termasuk selaput lendir paru-paru yang membutuhkan banyak asupan.

Jika asupan air pada selaput lendir ini terpenuhi, maka partikel kotor yang masuk akan menempel ke selaput tersebut dan menghindarkannya untuk menuju sistem pernafasan vital.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *