Waspada, Sering Nyeri Pinggul Pertanda Kadar Kolesterol Tinggi

Nyeri Pinggul
Ilustrasi. (Kompas health/Selebgram.net)

Selebgram.net – Nyeri pinggul salah satu pertanda gangguan kesehatan adanya gejala kolesterol tinggi, kondisi ini disebabkan menumpuknya lemak dalam pembuluh darah membentuk plak.

Karena penyumbatan aliran darah ini, banyak otot tidak mendapatkan oksigen yang cukup sehingga memicu rasa sakit di area ini. Salah satu otot yang paling mungkin terkena dampak pertama dalam beberapa laporan kesehatan adalah otot pinggul.

Seperti dilansir dari laman PMJ, banyak orang dengan kolesterol tinggi mengatakan mereka pernah merasakan sakit yang luar biasa di daerah pinggul sebelumnya.

Nyeri di daerah pinggul sering diasumsikan terkait dengan masalah pada struktur rangka atau tulang dan sering terlihat karena masalah terkait tulang seperti radang sendi. Namun, hubungan antara otot pinggul dan kolesterol kurang dipahami oleh orang awam.

Baca Juga  YG Entertainment Bantah Rumor BLACKPINK Pindah ke The Black Label

Laporan kesehatan menunjukkan bahwa penyakit arteri perifer atau PAD, yang terjadi ketika aliran darah terbatas karena pengendapan kolesterol, memengaruhi pinggul, kaki, dan kaki.

Nyeri hebat di pinggul meski dengan aktivitas fisik minimal merupakan indikasi pertama Anda perlu ke dokter. Rasa sakit ini bisa dipicu bahkan saat berjalan-jalan. Rasa sakit bisa menyebar ke pantat, paha, dan daerah betis.

Intensitas dan penyebaran rasa sakit dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain tergantung pada tingkat kolesterol dan daerah, di mana aliran darah tersumbat karena pembentukan plak.

Biasanya rasa sakit ini hilang dengan istirahat tetapi kembali lagi selama latihan fisik. Tanda-tanda PAD lainnya bisa berupa perubahan pada tungkai dan kaki seperti perubahan warna kulit atau perubahan warna kuku.

Baca Juga  Jadwal KBS Song Festival 2022 Hari Ini

Gejala lain yang terkait kolesterol tinggi terutama terlihat pada tungkai bawah adalah rambut rontok pada kaki, mati rasa pada kaki, kuku kaki rapuh, bisul pada kaki yang tidak kunjung sembuh, perubahan warna pada kaki menjadi pucat dan otot di kaki menyusut.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *